Kamis, 26 Maret 2015

Review Jurnal 1



Review
Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi Nomor 07 Tahun Ke-3 Bulan Januari-April 2012,
ISSN: 2086-4159
Judul
“PENERAPAN BIAYA STANDAR TERHADAP PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI: STUDI KASUS PADA C.V SEJAHTERA BANDUNG”
Penulis
Lim Ade Nasa
(Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha)

A.    Pendahuluan
     Pada bagian ini menjelaskan hal-hal yang menyangkut mengenai penerapan biaya standar terhadap pengendalian biaya produksi. Dalam jurnal ilmiah ini juga telah dijelaskan bahwa seorang manajer perusahaan harus mampu membuat perencanaan dan pengendalian biaya terutama biaya produksi, karena biaya produksi merupakan faktor utama dalam pelaksanaan produksi perusahaan. Hansen dan Mowen (2009) dalam Kwary menyatakan bahwa dalam pengendalian biaya, manajemen perlu menetapkan biaya standar. Pengendalian biaya produksi memerlukan patokan atau standar sebagai dasar yang dipakai sebagai tolok ukur terhadap pengendalian biaya produksi. Biaya yang dipakai sebagai tolok ukur pengendalian disebut biaya standar.
        Pengendalian biaya produksi meliputi pengendalian biaya bahan baku, biaya upah atau tenaga kerja dan biaya overhead pabrik. Bila pengendalian biaya produksi telah efektif, hal ini akan mempengaruhi harga pokok produk, sehingga produk yang dihasilkan akan mampu bersaing dengan produk lain sejenis dengan harga yang kompetitif. Manajemen dalam menjalankan fungsinya yang menyangkut perencanaan dan pengendalian biaya produksi memerlukan suatu alat pengukur dan pola pelaksanaan antara lain dengan menggunakan biaya yang ditetapkan dimuka atau yang disebut biaya standar. Pada umumnya pengendalian biaya produksi dilakukan dengan cara membandingkan antara biaya yang dikorbankan dengan biaya yang ditentukan sebelumnya apakah masih dalam batas-batas kewajaran atau tidak. Penyimpangan yang terjadi harus diketahui dengan cepat dan dianalisa agar dapat diambil tindakan seefektif mungkin, penentuan biaya standar serta analisis biaya dari fungsi akuntansi biaya adalah untuk pengendalian biaya.
B.     Masalah
        Masalah yang diangkat atau yang disajikan dalam jurnal ilmiah ini adalah mengenai Penerapan Biaya Standar terhadap Pengendalian Biaya Produksi yang mana studi kasusnya pada CV. Sejahtera Bandung. Dalam jurnal ini juga penulis telah menjelaskan bahwa pentingnya penerapan biaya standar dalam hal pengendalian biaya produksi, karena dalam suatu perusahaan biaya produksi merupakan factor utama dan sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan produksi (Menghasilkan barang/jasa).
Kami dari pihak pembaca menemukan bahwa dalam jurnal ini tidak terdapat batasan masalah atau rumusan masalah, dan saran kami dari pembaca seharusnya dalam jurnal ilmiah ini disertai dengan batasan masalahnya, sehingga pembaca lebih mudah untuk mengetahui secara rinci mengenai topik permasalahan atau pembahasan yang diangkat dalam jurnal ilmiah ini.
Dalam suatu jurnal ilmiah atau suatu makalah batasan masalah memiliki beberapa fungsi yang mana diantaranya adalah :
a Dengan adanya batasan masalah memungkinkan peneliti untuk mulai menyusun laporan penelitian
b   Memungkinkan peneliti untuk mulai membuat rencana pemecahan
c  Memungkinkan peneliti untuk mengetahui apakah problem itu akhirnyaterpecahkan dengan baik atau tidak( Winarno Surakhmad 1994 : 149)
d  Serta membantu pembaca untuk dapat lebih mudah mengetahui permasalahan apa saja yang dibahasa dalam jurnal ilmiah atau makalah tersebut.
Dalam jurnal ilmiah ini juga disajikan pembahasan pendahulu mengenai pengertian dan jenis-jenis biaya standar, Penentuan standar biaya produksi, pengertian biaya standar, keuntungan biaya standar, pengertian varians, penyebab varians, serta dalam jurnal ilmiah ini juga disajikan sebuah bagan atau gambar mengenai rerangka pemikiran. Yang mana dengan adanya pembahasan seperti ini dapat membatu para pembaca untuk mengetahuin apa-apa saja yang berkaitan dengan penerapan biaya standar yang nantinya akan diterapkan dalam menentukan suatu biaya produksi.
C.    Metode Penelitian
       Dalam jurnal ilmiah ini metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian komparatif. Menurut Suliyanto (2006) riset komparatif adalah riset yang membandingkan sampel yang satu dengan sampel yang lain, baik sampel independen (bebas) maupun sampel yang berpasangan. Riset yang membandingkan sampel-sampel independen disebut riset komparatif sampel independen, sedangkan riset yang membandingkan sampel-sampel berpasangan disebut riset komparatif berpasangan.
        Dan untuk Untuk memudahkan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, maka dalam jurnal ilmiah ini penulis melakukan pendekatan studi kasus. Dengan menggunakan pendekatan ini, data yang dikumpulkan dapat disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya dan dibandingkan dengan teori yang menunjang. Dengan demikian, dapat memberikan gambaran yang cukup jelas serta dapat menarik kesimpulan dari objek yang diteliti.
Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Suliyanto (2006) menyatakan pembagian data menurut cara memperolehnya:
     a.Data primer merupakan data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber .
     b.Data sekunder adalah data yang digunakan oleh organisasi yang bukan pengolahnya.
   Dalam jurnal ilmiah ini juga pembaca mengetahui bahwa dalam penulisan jurnal ilmiah ini penulisnya menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang dilakukan diantaranya sebagai berikut :
    1  Teknik observasi
    2  Teknik wawancara
    3  Teknik kepustakaan

D.    Hasil dan Kesimpulan
        Hasil dari analisis jurnal ilmiah yang berjudul “Penerapan Biaya Standar Terhadap Pengendalian Biaya Produksi, dengan Studi Kasusnya pada C.V Sejahtera Bandung ini, yaitu :
Peranan biaya standar ternyata sangat membantu sekali bagi manajemen C.V Sejahtera Bandung dalam usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengendalian biaya produksi agar lebih efektif dan efisien, sebaiknya biaya standar dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengendalian biaya produksi tetap diteruskan. Dalam jurnal ilmiah ini juga diketahui bahwa pada Varians Biaya Overhead Pabrik C.V Sejahtera Bandung ini. Pada bulan Oktober mengalami favorable (menguntungkan) dikarenakan nilai varians pengeluaran yang unfavorable lebih kecil dibandingkan dengan varians efisiensi yang favorable.
Sedangkan bulan November mengalami unfavorable (tidak menguntungkan) dikarenakan varians efisiensi lebih tinggi dibandingkan dengan varians pengeluaran.yang dimana varians pengeluaran memiliki nilai yang menguntungkan tetapi tidak mampu menutupi varians efisiensi yang tidak menguntungkan, hal ini disebabkan karena jam kerja aktual meningkat dan melebihi dari jam kerja standar karena meningkatnya jumlah produksi.
        Kesimpulan yang dapat pembaca sampaikan dari hasil pengamatan dan pemahaman pembaca mengenai jurnal ilmiah ini yaitu kita dapat melihat dari hasil penelitian yang ada di dalam jurnal ilmiah ini bahwa peran biaya standar ternyata sangat besar bagi pihak manajemen dan pihak-pihak lainnya yang terkait di C.V Sejahtera Bandung ini dalam hal usaha untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, agar C.V Sejahtera Bandung ini dapat maju dan berkembang kedepannya. Dan saran dari pembaca seharusnya pihak manajemen dari C.V Sejahtera Bandung ini, harus tetap melakukan pengendalian terhadap biaya produksinya, karena hal tersebut yang nantinya akan dapat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi dari C.V Sejahtera Bandung.

 Menurut saya selaku pembaca manfaat dari perhitungan biaya standar ini yaitu untuk :
1.      Perencanaan dan penyusunan anggaran
Pengambilan keputusan tentang harga jual produk, strategi pengembangan produk dan lain sebagainya.
Pengendalian biaya
Menilai hasil pelaksanaan
Meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghematan biaya
Menerapkan Manajemen By Objective (MBO)
Membedakan biaya yang telah dikeluarkan ke produksi selesai, persediaan produk dalam proses dan lain sebagainya
Menekan biaya administrasi
Menyajikan laporan biaya dengan cepat
Dengan menerapkan metode biaya standar diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya yang terutama dalam biaya produksi. Ketika biaya dapat ditekan semaksimal mungkin maka laba perusahaan akan meningkat dan kontinuitas perusahaan tetap terjaga dengan baik sesuai dengan konsep going concern.

E.     Daftar Pustaka
       Untuk bagian ini tidak ada masalah, karena pada bagian ini telah disampaikan/ dicantumkan oleh penulis sumber-sumber yang menjadi referensi bagi penulis, dalam menyusun jurnal ilmiah ini.
Komentar (Pendapat) pembaca mengenai jurnal ilmiah ini.
Keunggulan :
Keunggulan dari jurnal ilmiah ini menurut saya selaku pembaca yakni : dalam jurnal ini terdapat sebuah gambar yang dimana dalam gambar tersebut terdapat rerangka pemikiran penulis jurnal ilmiah ini, yang menurut kami rerangka pemikiran ini sangat bagus, karena dalam rerangka pemikiran ini kami pembaca dapat mengetahui dengan jelas, mengenai hal-hal yang dibahas dalam Penerapan Biaya Standar untuk Pengendalian Biaya produksi, yang mana akhirnya kita dapat mengetahui apakah penerapan biaya standar produksi pada C.V Sejahtera Bandung ini menghasilkan keuntungan atau kerugian. Keunggulan lainnya yaitu dalam jurnal ilmiah ini kita mengetahui bahwa penerapan biaya standar untuk melakukan pengendalian biaya produksi, sangat penting untuk dilakukan, karena biaya standar akan dapat mempengaruhi biaya produksinya dan tentunya biaya standar juga akan dapat mempengaruhi harga jual dari produk yang dihasilkan dalam hal ini produk C.V Sejahtera Bandung. Dalam jurnal ilmiah ini perhitungan yang dilakukan cukup lengkap sehingga mendukung pembaca untuk mengetahui secara pasti apakah biaya standar pada C.V Sejahtera Bandung menguntungkan atau tidak.

Kelemahan :
Menurut saya selaku pembaca kelemahan dalam jurnal ilmiah ini yaitu dalam jurnal ilmiah ini hanya melakukan perhitungan sekedar untuk mencari tahu apakah pada C.V  Sejahtera Bandung dalam penerapan biaya standar telah menghasilkan keuntungan atau tidak. Saran dari saya selaku pembaca, seharusnya dalam jurnal ilmiah ini penulis juga melakukan perhitungan untuk mencari tahu berapa biaya standar yang seharusnya diterapkan oleh C.V Sejahtera Bandung untuk melakukan pengendalian biaya produksinya, agar menghasilkan keuntungan.
Dan pada jurnal ilmiah ini hanya terdapat sebuah bagan mengenai struktur organisasi dari C.V Sejahtera Bandung, yang mana pada bagan tersebut penulis tidak menyertakan fungsi dan peran masing-masing struktur organisasi dalam menentukan biaya standar, karena kita juga mengetahui bahwa untuk varians pada biaya tenaga kerja langsung dapat dipengaruhi oleh ketrampilan pekerja itu sendiri yang dimana mandor lapangan dan bagian kepegawaian ikut bertanggung jawab atas kinerja para tenaga kerja langsung dalam proses produksi. Bagian kepegawaian berperan besar dalam hal perekrutan tenaga kerja sehingga ketika terdapat tenaga kerja yang kualitas kerjanya dibawah standar perusahaan, mungkin terdapat kesalahan dalam proses perekrutan tenaga kerja tersebut maka dalam proses perekrutan karyawan bagian kepegawaian harus mampu menilai dengan sangat baik dan benar. Mandor lapangan disini berperan sebagai pengawas lapangan kegiatan produksi perusahaan, maka ketika mandor lapangan tidak mengawasi dengan baik dapat menyebabkan para tenga kerja melakukan aktivitasnya dibawah kualitas untuk itulah mandor lapangan ada agar para pekerja dapat bekerja sesuai dengan jadwal produksi yang telah dibuat oleh manajer produksi.
Saran dari saya pembaca, seharusnya penulis juga menyertakan peran dan fungsi dari masing-masing struktur organisasi dari C.V Sejahtera Bandung ini, karena setiap bagian yang ada distruktur organisasi tersebut pasti memiliki pengaruh dalam menentukan suatu biaya standar dalam hal pengendalian biaya produksi.
Dalam jurnal ilmiah ini disebutkan bahwa, dalam jurnal ilmiah ini metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian komparatif. Menurut Suliyanto (2006) riset komparatif adalah riset yang membandingkan sampel yang satu dengan sampel yang lain, baik sampel independen (bebas) maupun sampel yang berpasangan. Namun dari hasil pengamatan saya selaku pembaca tidak ada disertakan sampel pembanding dari pembahasan yang ada, dan juga saya tidak mengetahui bagian mana yang menjadi sampel independen (bebas) maupun sampel berpasangan, sehingga saya sulit untuk membedakannya.
Saran saya dari pihak pembaca, seharusnya disertakan atau dijelaskan bagian mana yang menjadi sampel pembandingnya dan bagian mana yang menjadi sampel independen maupun sampel berpasangannya, sehingga pembaca akan lebih mudah untuk memahami isi pembahasa dari jurnal ilmiah ini

Lihat jurnalnya :
http://repository.maranatha.edu/1318/1/Penerapan%20Biaya%20Standar%20Terhadap%20Pengendalian%20Biaya%20Produksi.pdf 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar